Basis Data Tradisional
Basis data secara tradisional tersimpan dalam berbagai media sepertikertaskerja, dokumen, fotodan lain-lain. Bentuk penyimpanan ini merupakan bentuk dokumen fisik yang mungkin tersimpan dalam berbagai tempat, Bentuk penyimpanan seperti ini memiliki kelemahan dalam hal pengelolaan data. Kelemahan tersebut dapat dilihat sebagai berikut.
Data terpecah-pecah sehingga sulit dalam berbagai proses pemindahan dan transfer
§Memiliki media dan struktur penyimpanan yang bervariasi. Hal ini menyulitkan dalam proses penyesuaian data.
§Pencarian yang lambat akibat bentuk penyimpanan secara fisik, yang
mengharuskan seseorang membuka berbagai lembar atau dokumen yang
banyak.
§Bentuk fisik dalam basis data tradisional cenderung bersifat
sektoral yang hanya ditujukan untuk keperluan-keperluan tertentu.
Penggunaan data secara bersama-sama untuk berbagai tujuan menjadi sangat
sulit.
Basis Data Modern
Basis data modern menyimpan berbagai data dalam bentuk digital. Model ini memungkinkan pencarian, perubahan, dan penghapusan data dengan cepat dan mudah. Bentuk basis data modern ini terkemasdalamsebuahsistempengelolaan basis data yang terpadu (DBMS/Data Bases Management System). Beberapa hal berikut merupakan hal yang menguntungkan dalam terapan basisdata modern.
Pertemuan 3
1.Data tersimpan dalam satu media.
2.Data yang berasal dari berbagai sumber terpisah memungkinkan untuk dihubungkan dalam suatu jaringan.
3.Data memungkinkan untuk sering dilakukan pemeriksaan sehingga lebih menjamin kebenaran dan kelengkapannya.
4.Memungkinkan dilakukan pencarian dan pengolahan dengan cepat.
5.Dalam bentuk ini data memungkinkan digunakan oleh berbagai penggunaka atau sistem.
Sistem Manajemen Basis Data (DBMS)
DBMS Merupakan perangkat lunak yang didesain untuk melakukan penyimpanan dan pengaturan basis data. Definisi DBMS pada sejumlah literature sangatlah bervariasi. Secara umum, DBMS diartikan sebagai suatu program komputer yang digunakan untuk memasukkan, mengubah, menghapus, memanipulasi dan memperoleh data/informasi dengan praktis dan efisien.
Dibandingkan dengan sistem berbasis kertas atau berkas, DBMS memiliki 4 Keunggulan:
• Kepraktisan.
DBMS menyediakan media penyimpan permanen yang berukuran kecil namun banyak menyimpan data jika dibandingkan dengan menggunakan kertas.
• Kecepatan.
Komputer dapat mencari dan menampilkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat.
• Mengurangi kejemuan.
Pekerjaan yang berulang-ulang dapat menimbulkan kebosanan bagi manusia, sedangkan mesin tidak merasakannya.
• Up to date.
pengertian hirarki...
Hierarki
adalah urutan atau aturan dari tingkatan abstraksi menjadi seperti
struktur pohon. Hierarki membentuk sesuatu pada beberapa aturan yang
khusus atau berdasarkan peringkat (misalnya kompleksitas dan tanggung
jawabnya).
Konsep pewarisan (inheritance) merupakan prinsip hierarki
ini, dimana metode dan / atau atribut yang ditentukan dalam sebuah objek
kelas dapat diwariskan atau digunakan lagi oleh objek kelas lain di
bawahnya. Satu sistem dapat mempunyai abstraksi hierarki yang banyak,
contohnya : aplikasi financial, kita dapat mempunyai tipe-tipe pelanggan
dan simpanan yang berbeda-beda.
Sebagai contoh dari penggunaan level
pada hierarki adalah pada suatu asset, dapat diturunkan tingkat
abstraksinya menjadi hierarki Bank Account, dan Real / Estate, pada Bank
Account dapat dibuat hierarki lagi untuk menurunkan lagi abstraksinya
menjadi Checking, demikian juga pada Security dapat diturunkan menjadi
stack dan Bond.
Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa latin yang
berarti "sesuatu yang diberikan". Dalam penggunaan sehari-hari data
berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini
adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variable yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra.
Dan
hirarki data itu sendiri dalam proyeksinya tehadap penggunaan di
computer, merupakan bagian-bagian yang saling mnghubungkan 1 sama
lainnya untuk membentuk suatu kumpulan informasi yang disajikan sebagai
alat pneggunaan yang memiliki fungsi informasi yang berbeda-beda. Adapun
beberapa penjelasannya akan dijelaskan dalam pembahasan seperti apa itu
hirarki data, dsb.
Data harus disusun secara teratur
agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian
data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu :
1.Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam
nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat
digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan
sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on
dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
2.Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori.
Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri
atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu
buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte
adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda).
Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
3.Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field
merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang
merupakan field nama. Jadi field ibarat kumpulan karakter yang
membentuk suatu kata.
4.Record
atau baris adalah kumpulan
item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh
sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari
record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang
berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode
IS101) dengan nilai A.
Gambar
1. Contoh Record
5.File
atau tabel adalah kumpulan record
yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file
adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai
komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel
yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
Gambar
2. Contoh File Kursus
6.Database
merupakan kumpulan file-file yang
berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem
informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang
disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau
struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk
melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah
menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan
atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database
akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang
diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik. Contoh suatu
database sederhana ditunjukkan oleh gambar 3.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar